Penghujung tahun 2025 datang dengan sunyi yang penuh makna. Kalender hampir
habis, lembarannya tinggal beberapa hari lagi sebelum benar-benar berganti
angka. Di momen seperti ini, banyak orang berhenti sejenak—bukan untuk berlari,
tetapi untuk menoleh ke belakang, menimbang langkah, dan merapikan harapan.
Di penghujung tahun ini,
Alhamdulillahi Rabbil 'Alamien saya sungguh banyak bersyukur diantaranya
adalah dengan
lahirnya putra kami yang ke-Empat pada tanggal 09/12 kemaren. Rasa
Syukur tak terkira untuk rizqi yang amat besar ini, kami sekeluarga sugguh tak
henti hentinya selalu bermunajat kepadaNya.
Tahun 2025 bukan tahun yang sempurna. Ia hadir dengan cerita yang beragam:
keberhasilan yang membanggakan, kegagalan yang menyisakan luka, serta proses
panjang yang sering kali melelahkan. Ada rencana yang tercapai, namun tidak
sedikit pula impian yang harus ditunda. Meski demikian, setiap peristiwa
memiliki pelajaran yang tak ternilai. Bagi sebagian orang, 2025 adalah tahun
perjuangan. Bertahan di tengah tuntutan hidup, menata ulang tujuan, dan belajar
menerima kenyataan menjadi bagian dari keseharian. Di sisi lain, ada pula yang
menemukan makna baru tentang diri mereka sendiri—tentang kesabaran, keikhlasan,
dan keberanian untuk berubah yang lebih baik terutama Iman tatakrama yang baik
kepada Sesama mahkluk ciptaaan Alloh SWT,
Penghujung tahun 2025 juga mengajarkan tentang harapan. Harapan yang lahir bukan dari kesempurnaan,
melainkan dari kesadaran bahwa kita masih diberi kesempatan untuk memperbaiki
diri. Tahun yang baru bukan jaminan segalanya akan mudah, tetapi ia selalu
membawa peluang untuk memulai kembali dengan langkah yang lebih bijak.
Akhirnya,di sisa-sisa hari tahun 2025 ini, marilah kita belajar berdamai dengan masa
lalu, mensyukuri hari ini, dan menyiapkan diri untuk esok. Sebab hidup bukan
tentang seberapa cepat kita capai, melainkan seberapa besar Rasa Syukur kita selama satu thn ni yang mana Alloh SWt telah memberi nikat yang sangat besar sekali, sehingga sampe saat ini kita masih bernafas dan diberi kesempatan hidup lebih lama lagi.
0 comments:
Posting Komentar